Gonjang Ganjing, Goro-Goro Narkoba

Masih ngebul ingatan kita tentang grasi ola. Tadi malam seperti kisah kresna duto di meeting-room pendopo kerajaan Astina pada saat dipimpin Yang Dipertuan Agung Raja Kurupati yang panas membara (sebelum terjadi perang baratayuda. Demikian gambaran perdebatan disalah satu televisi swasta tadi malam. Masing-masing narasumber saling hujat, saling membenarkan argumennya meski tidak sedikit yang ngawur, bahkan orang-orang yang sangat melek hukum menyerang pribadi sampai dengan para mahasiswa yang sedang menimba ilmu dari para pakar-pakar tersebut.

Penulis hanya orang awam, ngerti hukum juga via internet dan pemberitaan di media. Yang bikin penulis gamang, sedih, galau bukan karena grasi. Tapi akibat dari NARKOBA di republik ini. Disampaikan pula data akibat narkoba ini rata-rata 50 orang meninggal setiap hari karena narkoba.

Anda bisa bayangkan? Itu baru yang meninggal, bagaimana yang bermasalah lainnya? Kalau data tersebut benar (lk 4 juta masyarakat kita korban narkotika), bisa dibayangkan itu hampir setengah penduduk Jakarta.

Sadis, kejam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s