PUSAKA OLAHRAGA – SANG PENGHIBUR DAN KAMPIUN

pedroJakarta, nglarastenan – Liga Champion Eropa saat ini sudah memasuki fase semifinal (4 besar), dimana dua negara dengan talenta-talenta mumpuni dalam mengolah si kulit bundar. Saat ini kedua negara dihuni oleh pemain-pemain usia emas dengan gaya permainan yang cukup menghibur. Tidak heran makanya bila kedua negara ini penguasai liga Eropa saat ini.

Dari sekian pemain saya kira Leonel Messi cukup istimewa. Istimewa, karena Messi membawa perubahan, permainan menjadi sulit bagi lawan apalagi bila Messi pada performa terbaik. Seperti pagi dini hari tadi, kebuntuan dan ketidakberpihakan Barcelona yang tertinggal gol dari Pastore harus mengejar ketertinggalannya. Dan Messilah yang membuat perbedaan, entah karena lawan merasa panik, grogi atau apapun yang pasti dengan masukkan Messi dan kepiawaiannya dalam membangun serangan akhirnya the Catalan dapat menyamakan kedudukan 1-1.

Messi, meski tidak dalam 100% fit tenyata masih bisa membawa timnya menjadi pemenang. Messi yang santun, Leo yang sederhana, rendah diri dan menghibur. Selain Leo, saya melihat kedekatan pemain, komunikasi pemain di Barca sudah seperti satu kesatuan, dan saya rasa ini juga yang menjadi salah satu kunci keberhasilan Barcelona.

Jadi jangan berharap muluk bila suatu tim atau federasi sepakbola yang carut marut, saling sikut demi kepentingan pribadi ataupun kelompok dapat menjadi champion, menjadi tim yang disegani. Istilahnya, suatu tim sepakbola adalah keluarga kecil dengan satu visi dan tujuan yang sama, yang saling mendukung, saling terkait emosinya untuk menjadi yang terbaik.

Jerman, negara yang sangat bagus bila berbicara level negara, dimana Jerman salah salah satu tim spesialis tournament. Selain dari permainan, sepakbola Jerman juga mengandung pembelajaran, yaitu dengan keuletan, tidak mudah menyerah untuk meraih kemenangan. Mungkin memang dari sononya orang-orang Jerman sudah terlahir dengan jiwa patriot.

Spanyol dan Jerman, dua negara yang sangat diidamankan para penggila bola, meski spanyol pendatang baru dengan berbagai cerita kesuksesan diera abad 21. Jerman dan Spanyol, dari keduanya ini sebenarnya saya kepengen Barcelona ketemu Bayern Munchen di final, karena kedua negara ini sudah seperti wakil negara masing-masing. Mari berharap sisa laga liga champion ini menjadi tontonan yang bermutu, bukan anti-klimaks yang monoton. end.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s