PANGUDARASA – BBM DI ATAS KURSI

BBM DIATAS KURSI2Nglarastenan – BBM, tiga huruf yang sangat menghebohkan, bahkan merasuki seluruh sendi kehidupan manusia. Bagi jagat teknologi, BBM merupakan andalan bagi pembesut gadget terkenal dengan jaringan messenger sesama pabrikan tersebut.

Apabila BBM besutan dari teknologi gadget mencapai stagnasi, tidak dengan BBM yang merupakan kepanjangan Bahan Bakar Minyak, atau BBM dalam artian Benar Benar Mabuk (kekuasaan).

Fokus kita kali ini BBM merupakan bahan bakar minyak. Minyak adalah salah satu energi yang cukup membuat dunia saat ini bercahaya. Namun tidak sedikit yang tahu darimana minyak ini diperoleh? Mungkin orang awam akan mengira minyak bumi tidak ada habisnya, padahal minyak bumi terbentuk dari fosil yang usianya mungkin mencapai jutaan tahun.

Saat ini di dunia Migas merupakan komoditi panas bak bola liar. Berbagai negara saling serang, adu argumen, saling tikam, saling hasut hanya untuk menguasai migas. Kita sering membaca di televisi melihat di radio maupun melihat tayangan di berbagai surat kabar tentang Timur Tengah, tentang dunia Arab. Hampir tiap hari media selalu memberikan porsi berita kawasan teluk yang kaya migas tersebut.

Pun tak jauh berbeda dengan negara kita (Indonesia), dahulu Indonesia pernah menjadi pemimpin negara pengekspor minyak (OPEC), sekarang kita harus mengimpor minyak bumi dengan harga yang cukup mahal. Banyak sumur tua yang tidak berproduksi, entah karena tidak ahli atau karena banyaknya korupsi. Sekarang produksi kendaraan melimpah ruah dinegeri ini, belum lagi impor keandaraan yang katanya prestige.

Pertumbuhan kendaraan yang tidak seimbang dengan pertumbuhan energi serta infrastruktur semakin menambah sengsara semuanya, baik yang kaya maupun yang miskin, mesti si jelata sengsaranya bisa sampai level 15.

BBM yang non messenger saat ini menjadi isu yang cukup membuat Ibukota sedikit lengang kemaren (Senin, 17/6/13) karena adanya aktifitas beberapa serikat, masyarakat dan juga mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi. BBM menjadi semakain seksi, karena tahun depan banyak orang harus pasang aksi dari dini, demi kursi yang di gedung tinggi.

Entahlah, saat ini aku hanya bisa berharap dan berkeluh kesah, karena tak mungkin aku bisa memberi kompensasi, atau juga komisi karena memang aku tidak bisa korupsi. Ditemani bulan aku berjalan meniti jembatan, sambil membayang bidadari dari kahyangan, membawa berita suka dan gembira.

Namun, bidadari itu saat ini masih kalah seksi dengan binalnya BBM yang sedang jadi opsi, agar selamat duduk di kursi, didampingi para isteri-isteri.

Hanya terbayang dan terngiang, bagaimana duduk di kursi, biar aman ya harus korupsi, biar besar ya BBM ini.

Tidak ada lagi kudengar lagu koe-plus, yang keluar indah dari perut bumi adalah rejeki, tapi sekarang ku dengar lolongan orang-orang tamak yang mengatasnamakan demokrasi namun dibelakang dia sambil mengkuliti sahabatnya yang sedang menangis, tragis.

Ada golongan darah yang membela rakyat, padahal nyata terlihat akan ketamakanya. BBM terus akan seksi sampai sampai korupsi tak ada di negeri ini. semoga! end/kd

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s